3 Pertimbangan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham yang kita miliki



Pertimbangan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham yang kita miliki




"Maaf Pak, saya agak bingung kapan menetapkan penjualan di harga brp jika Saham yg telah kita beli mengalami kenaikan, ? Tidak jarang malah seering kali Saham ini naiknya hingga beberapa minggu penuh polanya menanjak terus.Sering kali Saham ini naiknya begitu gesit kemudian dengan cepat turun lagi. "

Sebelumnya merupakan sediki pertanyaan dari seorang teman trader melalui elektronik mail. Jadi maksud pertanyaannya (tidak sedikit juga rekan-rekan yg melihat postingan artikel ini pun mempunyai pertanyaan yang persis serupa) ialah saat Saham kita naik, sebaiknya di harga berapa seharusnya jual dan pertimbangan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham yang kita miliki?

Dalam menjawab pertanyaan ini, saya tentu belum mampu mengungkapkan dengan jawaban pasti / pernyataan mutlak, karena metode pembelian itu ada sangat banyak, dan tiap waktu bursa Saham selalu berfluktuatif. Oleh karenanya, Anda mesti jeli melihat waktu kapan Anda mau menjual suatu Saham yg Anda punya dengan menggunakan beberapa analisis dibawah ini:

Pertimbangan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham yang kita miliki

3 Pertimbangan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham


a. Lihat dan pertimbangkan keadaan IHSG/ Market

Saham dalam kondisi menanjak serta keadaan saham yang menurun bahkan keadaan saham sudah stabil, mesti Anda pertimbangkan pertimbangan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham yang kita miliki.

Posisi pasar yang mengalami bearish, selayaknya Anda pertimbangkan akan menjual sebuah Saham dalam periode jangka waktu yang agak lebih pendek, misalnya harian. Maksudnya jika IHSG/Market reboud, dan kondisi Saham Anda sedang naik di saat itu juga bahkan mengalami kenaikan hingga esok hari, maka alangkah baiknya Anda pertimbangkan sahamnya untuk segera menjualnya.

Maka saat pasar mengalami bearish atau malah strong bearish, Anda bisa aplikasikan strategy intraday trading. sehingga dengan teknik tersebut, Anda mampu mendapatkan keuntungan profit yang sangat optimal.

Semua ini jika keadaan kondisi pasar yang mengalami kejatuhan, dominal Saham yang ternyata hanya naik sebentar kemudian turun-terus turun lagi. Oleh karena itu, jika Anda melakukan pembelian dalam jangka waktu yang agak panjang, berpotensi besar Saham Anda berposisi nyangkut, mestinya kalau Anda melakukan pembelian periode harian, Anda mampu mencetak keuntungan dalam jangka pendek, sebelum Saham yang Anda pilih mengalami peturunan kembali.

Sedangkan untuk pasar Saham yang mengalami bullish atau kondisi pulih dari kondisi sebelumnya strong bearish, Anda dapat mempertimbangkan waktu saat melakukan pembelian dan melakukan penyimpan sebuah Saham yang relatif lebih lama, akhirnya Anda dapat memperoleh keuntungan dalam jangka waktu mingguan atau lebih dari itu.

Keadaan dan gambaran kondisi pasar, semua isu-isu seputaran pasar Saham ini mesti Anda pertimbangan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham yang kita miliki untuk di analisis, dan analisis lah secara detail agar Anda dapat mengambil keputusan, akankah Anda menjual sebuah Saham lebih cepat, atau seharusnyaAnda menunda terlebih dahulu.

b. Memilih time frame yang sesuai

Untuk keadaan pasar Saham yang saat kondisi normal atau bahkan stabil, dengan definisi berati tidak dalam keadaan pasar yang strong bearish atau bahkan pasar yang sedang mengalami euforia , sehingga menetapkan kapan kita menjual saham, mesti kita pilih sesuai dengan time frame pembelian dari masing-masing trader. Ini merupakan salah satu pertimbangan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham yang kita miliki.

Layaknya yang saya katakan sebelumnya, ada banyak sekali metode pembelian Saham dimulai ketika trading waktu mingguan, swing trading, intraday trading (harian), pembelian dalam jangka menengah (diatas 1 bulan), bahkan pembelian dalam menitan (scalping),.

Harusnya Anda mesti tentukan, Anda membeli suatu saham, dengan maksud Anda akan simpan dalam kurun waktu berapa lama? Anda juga trading Saham dengan tujuan dan menggunakan strategi trading swing trading? atau untuk Intraday trading? Atau malah untuk trading dalam waktu yang singkat yaitu dengan hitungan menitan saja. Pokoknya seemuanya memiliki analisis yang tidaklah sama, bahkan Anda mesti bahas segala strategi praktis dalam menentukan pilihan membeli sebuah Saham.

Namun jika Anda memilih strategi scalping, tentukan jenis saham yang berpotensi dalam trading tiap menit, nah, jikalau ternyata Saham Anda naik ketika jangka waktu beberapa menit, maka lakukan mesti jual Saham Anda, layaknya strategi praktis yang telah Anda aplikasikan.

Begitu pula ketika Anda segera melakukan trading dengan strategi swing menggunakan metode time frame, misalnya pembelian dalam periode 3 minggu. sehingga jika Saham Anda baru mengalami kenaikan dalam 1 minggu, maka jangan langusng Anda jual sahamnya. Ikuti saja target dan strategi trading yang sudah Anda tetapkan dan pilih sebelumnya.

Ilustrasi

c. Metode Analisa Teknikal untuk Keuntungan Maksimal

Metode yang masih classic dalam memilih waktu sebaiknya dalam melakukan penjualan Saham salah satunya menggunakan ANALISA TEKNIKAL, ialah dengan menetapkan posisi letak yang resisten saham.

Namun Anda juga dapat menetapkan posisi resisten yang sangat mepet dengan harga kondisi sekarang, atau tetapkan resisten kuat, atau resisten yang sangat krusial (berpotensi tersentuh).

Ketika menetapkan posisi resisten, Anda juga dapat informasi waktu sebaiknya Anda melakukan penjualan Saham saat naik, merupakan pada harga yang telah Anda tetapkan tadi.

Misal ibaratkan Kita memilih beli Saham PT SSMS di harga 2.300, kemudian Anda menetapkan target keuntungan di 2.870, mestinya saat saham SSMS telah naik ke 2.870, pada kondisi tersebut itulah Anda lakukan aksi jual Saham SSMS yang telah Anda punya.

Maksudnya, Anda tidak mungkin ragu lagi saat bertemu dengan fluktuasi dari harga saham yang dinamis. Rata-rata pembeli yang ragu ketika sahamnya naik (tidak paham waktu jualnya) karena pembeli saham tidak memiliki target memperoleh profit yang benar.

Demikianlah tiga hal yang seharusnya Anda pertimbangan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham yang kita milikidan gunakan untuk analisis saham sehingga mampu menjawab waktu yang semestinya Anda menjual Saham saat naik. Sehingga dalam menjawab pernyataan diatas tersebut, anda mesti mengetahui tiga hal tersebut, dan lagi-lagi tidak ada jawaban mutlak (contohnya Anda mesti jual Saham jikalau telah naik 8%), sebab masih banyak metode pembelian dan analisa yang masih dapat digunakan. Agar semuanya bisa maksimal, tiga hal ini semuanya mesti Anda cobakan berdasarkan kebiasan pembelian yang Anda punya.

bisa juga kunjungi : cepidis.com
Content Creator, Graphic Designer, UI / UX Designer

Post a Comment